Sejarah Akuntansi Dunia

Sejarah Akuntansi Dunia

Banyak orang yang tidak mengetahui tentang sejarah akuntansi. Karena sejarah tentang ilmu ini menjadi suatu penempatan yang bermanfaat bagi kehidupan tanpa disadari. Di bawah ini adalah sejarah tentang akuntansi dunia :

Sejarah Akuntansi Dunia

Keberadaan dari sistem akuntansi telah ada sejak sangat lama. Bahkan jauh sebelum peradaban tentang uang, semua orang telah mengenal sistem akuntansi.

Di dalam prasasti Mesir kuno dan Mesopotamia, terdapat sebuah sistem mengenai proses pencatatan akuntansi. Dengan kata lain sejarah akuntansi telah dipergunakan di dalam budaya Mesir kuno dan Mesopotamia.

Para ahli sejarah menyatakan bahwa sistem akuntansi mulai dikenal dengan salah satu bentuk transaksi jua beli. Jadi setiap pedagang selalu mencatat semua transaksi yang terjadi setiap harinya. Tetapi belum diketahui secara pasti kapan mulanya sistem akuntansi ada.

Setelah abad ke 13, terjadi adanya sebuah pergeseran budaya. Dimana sistem perekonomian telah mengenal salah satu transaksi jual beli dengan benda yang disebut dengan uang.

Sejak saat itu pula orang – orang mulai sangat teliti dalam menghitung laba bersih yang diperoleh. Caranya dengan memantau transaksi-transaksi jual beli.

Pada 1458 terjadinya sebuah revolusi dalam akuntansi saat Benedetto Cotrugli telah menciptakan sistem akuntansi baru, yaitu double – entry. Dimana dalam sistem pencatatan akuntansi tersebut terdiri dari 2, yaitu bagian debit dan kredit.

Dalam peraturan yang telah dibuat oleh Benedetto Cotrugli menyatakan bahwa debit dan kredit harus seimbang. Sehingga tidak terjadi adanya kerugian.

Manfaat dari sistem akuntansi double – entry yaitu memungkinkan adanya suatu pembukuan yang jauh lebih sistematis. Lalu diikuti dengan laporan tentang keuangan yang jauh lebih terpadu .

Baca juga : Pengertian Akuntansi Secara Umum

Pada 1494,Luca Bartolomes Pacioli telah menulis sebuah buku dengan judul Summa de Aritmatica, Geometrica Proortioni et Propotionallia. Salah satu hal yang dibahas di dalam buku yaitu tentang sistem pencatatan double – entry, tepatnya pada bagian sub judul Tractus de Computies et Scriptoris. Buku ini lalu menjadi buku tentang akuntansi untuk pertama kalinya.

Lalu Luca Bartolomes Pacioli menciptakan sebuah sistem pencatatan terbaru. Sistem tersebut dilakukan dengan mencatat di memorandum, jurnal maupun ledger. Dengan demikian Luca Bartolomes Pacioli mendapatkan sebuah sebutan / gelar sebagai Bapak Akuntansi Dunia.

Dengan buku yang telah dia tulis mengenai akuntansi, juga mempunyai pengaruh terhadap Romawi. Yang kemudian menerapkan semua suster akuntansi sesuai dengan arahan Luca Bartolomes Pacioli dalam bukunya.

Setelah sampai di Romawi, buku karyanya tentang akuntansi lalu menyebar di seluruh penjuru Eropa Barat. Kemudian buku akuntansinya mulai dikembangkan oleh beberapa penulis baru.

Seiring berjalannya waktu, akuntansi mulai diakui sebagai disiplin ilmu. Dengan kata lain akuntansi telah resmi menjadi sebuah ilmu pengetahuan. Lalu pada perang dunia ke 2, akuntansi mempunyai pengaruh yang sangat besar pada negara – negara di Eropa,

Perkembangan ilmu akuntansi juga menjadi sangat pesat. Hal tersebut terbukti dengan adanya organisasi pertama yang bergerak di bidang jasa akuntan. Organisasi akuntan tersebut berada di Skotlandia dan berdiri pada 1854.

Lalu munculah sebuah istilah baru tentang profesi dalam organisasi akuntan Skotlandia tersebut. Pada waktu itu seorang akuntan disebut sebagai Chartered Accountants. Lalu secara perlahan akuntansi dikenal sebagai ilmu pengetahuan dan banyak orang yang mempelajari serta bekerja di bidang akuntansi.

Dengan adanya Finata juga menjadi bukti atas perkembangan sejarah akuntansi modern. Yang mana terdapat berbagai macam perhitungan dalam akuntansi. Sehingga dapat melakukan semua perhitungan dengan sangat efektif dan tepat hanya dengan Finata.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *